xpresiku.com – Fabio Quartararo pembalap Monster Energy Yamaha nampaknya musim ini adalah sebuah mimpi buruk. Sudah empat seri MotoGP 2023 berlangsung, Quartararo baru bisa meraih satu podium di Amerika. Torehan terbaiknya tersebut berada di posisi ketiga finis setelah Alex Rins yang menjuarai seri dan Luca Marini yang berhasil mengamankan posisi kedua. Seri balapan Jerez, Spanyol Quartararo berharap penampilannya kembali membaik, namun tidak demikian kenyataannya. Di Jerez, Spanyol Quartararo mengalami hasil jelek di hari buruknya dimana dia hanya mampu melakukan kualifikasi dengan menempati posisi ke 16. Berlanjut lagi pada Sprint Race dia hanya mampu finis di posisi ke 12, dilanjut lagi terkena hukuman double long-lap penalty. Pada akhirnya di balapan utama tersebut dia hanya mampu finis di posisi ke 10 pada hari minggu.
Fokus Ke Seri Balapan Kandang Le Mans, Perancis
Mendekati balapan seri kandangnya di Le Mans, Perancis, nampaknya Quartararo tidak ingin mengingat hari-hari buruknya tersebut. Dan berniat untuk untuk lebih fokus dan berfikir positif ke balapan selanjutnya. Dan harapannya dengan melakoni balapan kandang, para penggemarnya akan memberikan tambahan semangat.
“Saya tiba di Jerez berharap sesuatu yang positif dan hasil yang baik. Akan tetapi ternyata semuanya berbeda, tidak masuk dalam perkiraan. Kami akan meninggalkan hasil jelek tersebut memilih fokus dan bekerja keras untik balapan di Le Mans. Itu merupakan balapan kandang, saya berharap penggemar kan memberikan energi yang positif,” Kata Quartararo.
“Kami sudah melakukan banyak pengetesan part dan setingan di Jerez, kami membutuhkan banyak peningkatan. Kami kan mencoba beberapa item dan setingan motor saat kami melakukan test di Jerez untuk diterapkan di Le Mans, mungkin nanti ada settingan yang berubah karena suasana di Le Mans sangat berbeda,” imbuhnya
Saat ini Fabio Quartararo baru mengoleksi 40 poin dan menempati ururan ke sebelas klasemen sementara. Rekan satu timnya Franco Morbidelli menempati posisi ke duabelas klasemen sementara. Untuk mengejar ketertinggalan, Fabio harus segera bangkit.